Memory of Dream (Part 1)

6d752156f90730b915311ffc28b5c640

Aku dulu pernah bermimpi, menggenggam tangan itu, berjalan sembari menyusuri jalan dikota kenangan,  menatap matamu dan tersenyum sambil berucap syukur karena akhirnya tuhan menakdirkan kita untuk bersatu. . Aku pernah bermimpi, akan mengenakan apron bunga-bunga yang motifnya akan selalu kau anggap konyol itu, berkutat di dapur setiap pagi dengan segala hiruk pikuk dan langkah cerobohku, sembari mengingat ngingat menu apa yang seharusnya kubuat untuk bekalmu dihari ini, atau apakah aku akan membuat eksperimen dengan menu baru. Aku juga tak pernah lupa untuk bermimpi agar pada waktu sore dimasa depan, kelak aku akan menyuguhkan kopi hitam nan pahit beserta biskuit cokelat yang menjadi favoritmu, sambil menopang dagu dan menatapmu untuk merespon celothan tentang bagaimana rekan sekantormu yang tak henti meledekmu karena bekal makan siang itu, bahkan  tentang mimpi-mimpi , visi misi mu akan hari esok bersamaku. Aku bahkan juga sempat bermimpi, kelak kita akan saling berangkulan, setelah kau merayuku dengan sebuket bunga dan permintaan maaf atas argumen-argumen kita yang kadang-kala bersebrangan  dan kemarahan-kemarahan yang mungkin hadir mewarnai kehidupan.  Itu mimpiku, mimpiku ketika untuk pertama kalinya  aku  menyadari perasaan itu dan menentapkan hatiku bahwa telah kutemukan kamu seseorang yang ingin kuhabiskan sisa hidupku dengannya. Namun itu dulu.. dulu sekali sebelum kenyataan dan takdir menolak berpihak padaku dan adanya kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s